Ride for Indonesia: A 4,000-Kilometer Journey to Support 100 Children on Seram Island

Ride For Indonesia: Perjalanan 4000 KM untuk Mendukung 100 Anak di Pulau Seram

20 Juli 2026

Dua pengendara sepeda Indonesia, Mutia Wulandari dan Chairunnisa, telah memulai misi Ride for Indonesia mereka melalui NorthCape4000, salah satu acara ultracycling paling menantang di Eropa. Perjalanan tersebut secara resmi dimulai pada Sabtu, 18 Juli 2026, dengan upacara pelepasan di Panin Senayan, Jakarta, diikuti dengan perjalanan santai sejauh 30–40 kilometer menuju PIM 5 Jakarta.

Dari 23 Juli hingga 13 Agustus 2026, keduanya akan menghabiskan 22 hari mengayuh sepeda sejauh kira-kira 4.000 kilometer melintasi delapan negara Eropa dan dengan setiap kilometer, mereka mengundang masyarakat untuk mendukung 100 anak di Pulau Seram, Maluku.

Rute ini dimulai di Rovereto, Italia, dan melintasi Austria, Republik Ceko, Jerman, Polandia, Lituania, Latvia, dan Finlandia sebelum mencapai garis finis di North Cape, Norwegia, titik paling utara Eropa.

Mutia Wulandari adalah seorang profesional sektor swasta yang hobi bersepedanya berkembang menjadi gairah untuk ultracycling. Chairunnisa adalah seorang ahli bedah mulut yang secara rutin mengikuti acara bersepeda jarak jauh. Dengan pengalaman tersebut, keduanya mengendarai NorthCape4000 sambil membawa misi Ride for Indonesia.

“Saya memiliki sebuah visi. Apa yang awalnya hanya sekadar hobi akhirnya menemukan makna yang sesungguhnya,” kata Mutia. “Harapan saya adalah setiap orang yang mengikuti perjalanan ini akan menyisihkan sebagian dari apa yang mereka miliki untuk anak-anak Pulau Seram, Maluku.”

Dukungan untuk 100 Anak di Pulau Seram

Melalui Ride for Indonesia, Mutia dan Chairunnisa mengajak masyarakat untuk mendukung 100 anak di Pulau Seram, Maluku, dengan target penggalangan dana sebesar Rp 450 juta. Dana tersebut akan disalurkan melalui program Orang Tua Asuh Human Initiative, yang menyediakan dukungan pendidikan, makanan bergizi, layanan kesehatan fisik dan mental, pengembangan diri, kegiatan rekreasi, dan pendidikan pengasuhan. Bersama-sama, upaya ini membantu lebih banyak anak mengakses sekolah, layanan kesehatan, dan kesempatan untuk tumbuh mencapai potensi penuh mereka.

Bagi Chairunnisa, misi ini berakar pada keyakinan sederhana: setiap anak berhak mendapatkan perlindungan.

“Bagi saya, perlindungan anak adalah hak yang harus dipenuhi,” katanya. “Salah satu area yang paling ingin kami bantu adalah pendidikan.”

Setiap kayuhan pedal dari Mutia dan Chairunnisa adalah ajakan bagi lebih banyak orang untuk peduli terhadap anak-anak Pulau Seram. Setiap kontribusi dari masyarakat memperluas jangkauan program – dan pada akhirnya berarti lebih banyak anak mendapatkan akses ke pendidikan, layanan kesehatan, dan kesempatan untuk mengembangkan diri.

Perjalanan mereka adalah bukti bahwa kasih sayang dapat terwujud dalam berbagai bentuk. Anda juga bisa menjadi bagian dari misi ini dengan bermitra dengan Human Initiative melalui hi-eu.org/rideforindonesia. Bersama-sama, kita dapat menjangkau lebih banyak anak dan keluarga yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan.

Kredit foto: northcape4000.com

Kembali ke blog